PALANGKA RAYA — Proses penggeseran puluhan warga binaan ini dilakukan dengan pengawalan ketat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif. Sebelum diberangkatkan, jajaran petugas Rutan Palangka Raya telah melakukan persiapan matang, mulai dari pendataan ulang hingga pemeriksaan administrasi secara mendalam.
Pihak Rutan mengerahkan 10 petugas pengawalan yang bersinergi dengan 8 personel Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah. Dukungan armada mobil patroli kepolisian turut dikerahkan untuk memperkuat pengamanan selama perjalanan menuju Lapas Kelas IIA Palangka Raya.
Kepala Rutan Palangka Raya, Aditya Jatari, menegaskan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan secara menyeluruh di wilayah tersebut. Ia menyebut proses ini bukan sekadar urusan administratif rutin.
“Pemindahan ini bukan sekadar proses administratif, tetapi bagian dari langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih optimal, aman, dan kondusif,” kata Aditya Jatari dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Selain faktor keamanan, kebijakan ini bertujuan menjaga proporsionalitas hunian antar satuan kerja pemasyarakatan di Kota Palangka Raya. Distribusi warga binaan yang merata dianggap kunci dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan yang lebih efektif.
Kondisi hunian yang lebih tertata diharapkan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Dengan jumlah penghuni yang sesuai kapasitas, petugas dapat lebih fokus memantau perkembangan setiap warga binaan selama masa pidana.
“Dengan kondisi hunian yang lebih proporsional, pelaksanaan program pembinaan kepribadian maupun kemandirian diharapkan dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan selama menjalani masa pidana,” tutur Aditya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan instansi pemasyarakatan di Kalimantan Tengah dalam menciptakan tata kelola hunian yang lebih manusiawi dan terukur. Seluruh proses pemindahan dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala keamanan di lapangan.