Pencarian

Gubernur Kalteng Tinjau SMAN 1 Cempaga Kotim yang Terbakar, Janji Bangun Kembali 3 Fasilitas Tahun Ini

Minggu, 04 Oktober 2026 • 08:32:31 WIB
Gubernur Kalteng Tinjau SMAN 1 Cempaga Kotim yang Terbakar, Janji Bangun Kembali 3 Fasilitas Tahun Ini
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau lokasi kebakaran SMAN 1 Cempaga di Kotawaringin Timur.

SAMPIT — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan penanganan pascakebakaran SMAN 1 Cempaga tidak boleh berlarut-larut. Tiga fasilitas utama yang terdampak kebakaran memerlukan pembangunan kembali, yakni ruang kelas, aula, dan kantor sekolah.

Kepastian itu disampaikan Agustiar saat meninjau lokasi kebakaran bersama Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Reza Prabowo. Pemerintah provinsi menargetkan pembangunan fasilitas yang rusak direalisasikan pada 2026.

Mengapa Gubernur Minta Pembangunan Tidak Menunggu Anggaran Tahun Berikutnya

Agustiar menilai situasi pascakebakaran memerlukan keputusan cepat. Menurutnya, percepatan harus dilakukan agar siswa tidak terlalu lama terdampak akibat keterbatasan sarana pendidikan.

"Kalau kondisi seperti ini dibiarkan menunggu terlalu lama, tentu akan mengganggu kegiatan belajar. Karena itu kita harus bergerak cepat," tegasnya.

Pemerintah daerah memang baru dapat melakukan peninjauan setelah beberapa hari pascakejadian. Agustiar menyatakan keterlambatan itu tidak mengurangi komitmen untuk segera mengambil langkah penanganan.

"Kami memang baru bisa datang sekarang, tetapi ini tetap menjadi tanggung jawab kami untuk segera menindaklanjuti," ujarnya.

270 Siswa Terdampak, Ruang Belajar Dinilai Tidak Lagi Mencukupi

Jumlah peserta didik di SMAN 1 Cempaga mencapai sekitar 270 orang. Dengan kondisi bangunan yang ada saat ini, ruang belajar dinilai tidak lagi mencukupi untuk menunjang kegiatan pendidikan secara optimal.

"Jumlah siswanya cukup banyak, sekitar 270 orang. Setelah kami lihat dan hitung kebutuhan ruang yang tersedia, memang perlu segera dilakukan pembangunan tambahan agar proses belajar tetap berjalan dengan baik," katanya.

Kebutuhan pembangunan menjadi prioritas mengingat jumlah siswa yang harus dilayani. Ruang kelas, aula, dan kantor sekolah menjadi tiga fasilitas yang paling memerlukan perhatian.

Mekanisme Pembangunan Diserahkan ke Instansi Terkait

Mekanisme dan teknis pembangunan nantinya akan ditangani oleh instansi terkait. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan kebutuhan sekolah yang terdampak kebakaran segera mendapatkan solusi.

Dinas Pendidikan Kalteng bersama Pemprov Kalteng akan mengatur pelaksanaan pembangunan agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal. Proses penganggaran dan teknis lapangan menjadi kewenangan instansi yang menangani.

Agustiar berharap murid-murid SMAN 1 Cempaga bisa belajar seperti biasa dengan lebih semangat setelah fasilitas sekolah dibangun kembali.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritasampit.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks