KALIMANTAN TENGAH — ASUS kembali memperkuat lini laptop bisnisnya lewat kehadiran ExpertBook P5 G2. Model terbaru ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pekerja hybrid yang menginginkan perangkat ringkas tanpa mengorbankan performa dan keamanan data.
Dengan sasis berwarna Misty Grey dan bobot mulai 1,38 kg, laptop ini mengusung desain profesional yang cocok dibawa ke kantor maupun digunakan di ruang kerja fleksibel.
Spesifikasi Utama ASUS ExpertBook P5 G2
- Prosesor: Hingga Intel Core Ultra 7 Series 3
- RAM: DDR5 hingga 64GB
- Storage: Dual SSD PCIe 4.0, kapasitas hingga 2TB + 1TB
- Port: Dua Thunderbolt 4 USB-C, dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI, combo audio jack, RJ45 LAN
- Keamanan: Windows 11 Secured-core PC, BIOS kelas komersial standar NIST SP 800-155, webcam shield, Nano Kensington Lock
- Ketahanan: Standar militer MIL-STD-810H, keyboard tahan tumpahan cairan
Konfigurasi RAM dan storage ganda tersebut membuat laptop ini sanggup menangani multitasking berat, pengolahan dokumen berkapasitas besar, hingga menjalankan aplikasi bisnis secara bersamaan tanpa hambatan berarti.
Performa Stabil dan Fitur AI untuk Produktivitas
ASUS membekali ExpertBook P5 G2 dengan teknologi manajemen termal bernama ASUS ExpertCool. Sistem ini mengoptimalkan pembuangan panas baik saat layar terbuka maupun tertutup, sehingga perangkat mampu mempertahankan performa hingga 40W secara stabil pada beban kerja berkelanjutan. Pengelolaan suhu yang baik ini juga berdampak positif pada usia pakai komponen.
Dari sisi produktivitas, ASUS menyematkan rangkaian fitur berbasis AI bernama ASUS MyExpert. Di dalamnya terdapat Knowledge Hub yang mengubah dokumen menjadi perpustakaan digital yang mudah dicari, serta Advanced Tools untuk membantu efisiensi penulisan dan pengelolaan email.
Untuk kebutuhan rapat, fitur ASUS ExpertMeet mampu merekam dan merangkum pertemuan secara otomatis, dilengkapi penerjemahan real-time dan pembuatan daftar tugas. Sementara fitur File Search memungkinkan pencarian dokumen dari penyimpanan lokal maupun cloud dalam satu kali pencarian.
Desain Ergonomis untuk Mobilitas Kerja
ASUS menempatkan seluruh port utama di sisi kiri perangkat, mulai dari dua Thunderbolt 4 USB-C, dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI, hingga combo audio jack. Penataan ini memberi ruang gerak lebih leluasa bagi pengguna mouse di sisi kanan. Seluruh port juga diperkuat dengan reinforced metal plates untuk meningkatkan daya tahan terhadap pemakaian harian.
Keyboard full-size dengan tata letak lapang dirancang untuk kenyamanan mengetik dalam durasi panjang. Perlindungan terhadap tumpahan cairan dan tombol pintasan khusus untuk konferensi video turut disertakan. Sasisnya telah memenuhi standar ketahanan militer MIL-STD-810H, menjadikannya siap menghadapi berbagai kondisi penggunaan di lingkungan bisnis.
Keamanan Berlapis untuk Data Bisnis
Keamanan menjadi fokus utama ExpertBook P5 G2. Laptop ini mengandalkan ASUS ExpertGuardian dan dukungan Windows 11 Secured-core PC untuk memberikan perlindungan berlapis terhadap perangkat dan data pengguna. BIOS kelas komersialnya memenuhi standar NIST SP 800-155, yang memperkuat proteksi pada level firmware sekaligus menjaga integritas sistem.
ASUS juga menyertakan keanggotaan McAfee+ Premium selama satu tahun. Layanan ini didukung McAfee Smart AI untuk mendeteksi berbagai ancaman, termasuk jenis ancaman baru yang terus berkembang. Fitur pemantauan identitas, Personal Data Cleanup, dan Online Account Cleanup membantu pengguna menjaga informasi pribadi dan finansial.
Untuk privasi fisik, tersedia webcam shield yang menutup kamera secara manual saat tidak digunakan. Pengguna juga bisa memilih kamera IR untuk login dengan pengenalan wajah, serta Nano Kensington Lock sebagai opsi pengamanan fisik tambahan.
Siapa yang Cocok Menggunakan Laptop Ini?
ExpertBook P5 G2 adalah pilihan tepat bagi profesional yang bekerja dalam pola hybrid dan membutuhkan perangkat ringan dengan daya tahan mumpuni. Kombinasi prosesor Intel Core Ultra 7, RAM besar, dan fitur keamanan berlapis menjadikannya relevan untuk mereka yang menangani data sensitif, seperti tenaga pendidik, konsultan, atau pekerja korporasi.
Kehadiran laptop ini menunjukkan arah baru laptop bisnis yang tidak hanya mengutamakan performa, tetapi juga kemampuan AI dan proteksi data yang semakin kompleks di tengah meningkatnya risiko keamanan digital.