NANGA BULIK — Perayaan HUT ke-21 Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, berlangsung dengan cara yang berbeda. Puncak acara berupa Bazar UMKM yang digelar pada Sabtu malam pekan lalu tidak menyentuh satu rupiah pun dari APBD. Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, yang menutup langsung acara tersebut menegaskan bahwa pendanaan kegiatan ini sepenuhnya berasal dari dukungan para pemangku kepentingan, donatur, dan partisipasi aktif masyarakat.
Semangat Swadaya yang Masih Terjaga
"Kami mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan bazar UMKM yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat setempat," kata Abdul Hamid di sela penutupan.
Ia menambahkan, model pembiayaan seperti ini jarang terjadi di tengah ketergantungan daerah pada anggaran pemerintah. "Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Kecamatan Menthobi Raya masih sangat kuat, dalam mendukung kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Dampak Ekonomi di Balik Perayaan
Wakil Bupati tidak hanya menyoroti aspek kebersamaan. Ia menilai peringatan hari jadi kecamatan ini juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Meningkatnya aktivitas masyarakat selama rangkaian perayaan turut membuka peluang usaha dan mendorong perputaran uang di kalangan pelaku UMKM setempat.
"Bazar ini bukan sekadar ajang silaturahmi dan hiburan, tetapi juga memberi dampak langsung pada perekonomian warga, khususnya pelaku usaha kecil," jelas Abdul Hamid.
Harapan untuk Kecamatan yang Lebih Mandiri
Dalam sambutannya, Abdul Hamid menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi. Ia berharap semangat yang terbangun selama penyelenggaraan kegiatan bisa terus dipertahankan. Menurutnya, modal sosial berupa persatuan dan gotong royong ini adalah kunci utama untuk mewujudkan Kecamatan Menthobi Raya yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Penutupan bazar itu dihadiri oleh Camat Menthobi Raya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga dari berbagai wilayah di Kecamatan Menthobi Raya dan sekitarnya.