Pencarian

Harga BBM Pertamina Resmi Berubah per 1 Juni 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik

Senin, 01 Juni 2026 • 14:20:33 WIB
Harga BBM Pertamina Resmi Berubah per 1 Juni 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamina berlaku mulai 1 Juni 2026 di seluruh Indonesia.

KALIMANTAN TENGAH — Kebijakan penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245 Tahun 2022 yang mewajibkan evaluasi harga BBM secara berkala. Bagi konsumen di wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, perubahan harga sudah mulai berlaku di semua SPBU Pertamina.

BBM Subsidi Aman, Harga Nonsubsidi Bergerak

Pertamina memastikan harga BBM subsidi tidak tersentuh dalam penyesuaian kali ini. Pertalite masih dibanderol Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter. Artinya, masyarakat pengguna BBM subsidi tidak merasakan dampak dari perubahan harga terbaru.

Namun, bagi pengguna BBM nonsubsidi, ada tiga jenis produk yang mengalami perubahan. Pertamax Turbo tercatat naik, sementara Dexlite dan Pertamina Dex justru turun. Perubahan ini berlaku serentak di seluruh Indonesia.

Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026

Berdasarkan laman resmi PT Pertamina Patra Niaga, harga BBM nonsubsidi bervariasi antar wilayah. Di zona Jabodetabek, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, harga Pertamax Turbo menjadi yang paling mahal di antara produk nonsubsidi lainnya.

Untuk wilayah Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga BBM nonsubsidi juga mengikuti pola yang sama. Sementara itu, kawasan FTZ Sabang dan FTZ Batam memiliki besaran harga yang berbeda karena status fiskalnya yang khusus.

Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga BBM nonsubsidi juga disesuaikan mengikuti mekanisme evaluasi berkala yang ditetapkan pemerintah. Pertamina mengimbau masyarakat untuk mengecek harga terbaru di SPBU terdekat atau melalui aplikasi resmi MyPertamina.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini menjadi sinyal bahwa Pertamina terus mengikuti fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Bagi konsumen, perubahan harga ini perlu dicermati agar pengeluaran bahan bakar tetap terkendali.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks