Pencarian

SPBU Samuda Bantah Tuduhan Persulit Petani Dapat Solar Subsidi, Begini Penjelasan Manajemen

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:08:26 WIB
SPBU Samuda Bantah Tuduhan Persulit Petani Dapat Solar Subsidi, Begini Penjelasan Manajemen
Manajemen SPBU Samuda menegaskan prosedur solar subsidi dijalankan sesuai aturan pemerintah.

SAMUDA — Manajemen SPBU Samuda akhirnya buka suara menanggapi tuduhan yang menyebut mereka mempersulit petani dalam mengakses solar bersubsidi. Pihak SPBU dengan tegas membantah anggapan tersebut dan memastikan pelayanan terhadap kelompok tani berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Lapangan?

Manajemen SPBU Samuda menjelaskan bahwa setiap pembelian solar subsidi, termasuk oleh petani, harus mengikuti aturan yang berlaku. Aturan ini mencakup penggunaan surat rekomendasi dari dinas terkait dan pencatatan nomor polisi kendaraan.

"Kami tidak pernah sengaja mempersulit petani. Semua sudah ada mekanismenya dari pemerintah. Yang kami lakukan hanyalah menjalankan prosedur agar penyaluran solar subsidi tepat sasaran," ujar perwakilan manajemen SPBU Samuda.

Fakta Singkat Seputar Keluhan Petani

  • Kelompok tani di Samuda mengeluhkan sulitnya mengakses solar bersubsidi untuk menggerakkan mesin pompa air dan traktor.
  • Manajemen SPBU membantah tuduhan tersebut dan menyebut petani hanya perlu melengkapi administrasi sesuai ketentuan.
  • Prosedur pembelian BBM subsidi diatur dalam Peraturan Presiden dan Keputusan Bupati setempat.

Prosedur Pembelian Solar Subsidi untuk Petani

Menurut penjelasan manajemen, petani yang ingin membeli solar subsidi wajib membawa surat rekomendasi dari Dinas Pertanian atau instansi berwenang. Surat ini menjadi bukti bahwa pembeli adalah petani aktif yang berhak menerima subsidi.

Selain itu, kendaraan yang digunakan untuk membeli solar juga harus terdaftar dan sesuai dengan data yang dilaporkan. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh pihak yang tidak berhak.

Manajemen SPBU Samuda menambahkan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mempermudah proses administrasi bagi petani. "Kami siap membantu jika ada petani yang bingung dengan prosedurnya. Silakan datang langsung ke kantor kami," imbuhnya.

Respons Petani dan Langkah Selanjutnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari kelompok tani terkait klarifikasi dari SPBU Samuda. Namun, sejumlah petani berharap ada kemudahan akses tanpa harus melalui birokrasi yang rumit.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sendiri terus mendorong agar distribusi solar subsidi berjalan lancar, terutama saat musim tanam tiba. Koordinasi antara dinas pertanian, SPBU, dan kelompok tani menjadi kunci agar tidak terjadi kelangkaan BBM di lapangan.

Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks