Kapolres Gunung Mas Tinjau Pos Pantau Karhutla di Jalur Kurun-Palangka Raya, 3 Desa Rawan Jadi Prioritas

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Minggu, 27 September 2026 | 13:31:31 WIB
Kapolres Gunung Mas meninjau Pos Pantau Siaga Karhutla di jalur Kurun-Palangka Raya.

KUALA KURUN — Pos Pantau Siaga Karhutla di jalur Kurun-Palangka Raya difungsikan sebagai simpul deteksi dini titik panas. Petugas di pos itu bisa memperoleh informasi lebih awal soal potensi titik api, sehingga penanganan dapat segera dilakukan sesuai kondisi lapangan.

Selain untuk pemantauan, pos tersebut menjadi backup pengamanan bagi sejumlah desa rawan kebakaran di Kecamatan Kurun. Tiga desa yang dimaksud adalah Desa Petak Bahandang, Desa Teluk Nyatu, dan Desa Hurung Bunut.

Mengapa Pos Pantau di Jalur Kurun-Palangka Raya Penting

Kapolres menegaskan kesiapsiagaan sebagai kunci utama menghadapi ancaman karhutla. Menurutnya, pos pantau berperan mendukung deteksi dini hingga penanganan titik api di lapangan.

"Kesiapan pos pantau diperlukan untuk mendukung deteksi dini, pencegahan, dan penanganan titik api, sehingga setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan," ujar AKBP Arum Sari saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, Minggu (27/9/2026) pagi.

Keberadaan pos itu juga disebut sebagai langkah antisipatif agar kebakaran tidak meluas ke wilayah sekitar. Tiga desa di Kecamatan Kurun menjadi fokus dukungan pengamanan.

Imbauan ke Warga: Laporkan Titik Api

Kapolres mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan. Warga diminta tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu kebakaran lahan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu kebakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat," ujarnya.

Peninjauan ini disebut sebagai bentuk kesiapan sarana pendukung Polres Gunung Mas menghadapi ancaman karhutla. Dengan pos pantau di jalur Kurun-Palangka Raya, pemantauan wilayah rawan diharapkan berjalan lebih optimal berkat dukungan warga sekitar.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: masapnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top