KALIMANTAN TENGAH — Pelindo Regional 3 Cabang Pelabuhan Tegal mengintensifkan pengawasan keselamatan kapal yang bersandar menjelang puncak musim kemarau panjang. Langkah ini diambil untuk mencegah kebakaran kapal yang berisiko meluas ke kawasan pelabuhan. Pengawasan menyasar kelayakan alat pemadam api ringan (APAR) hingga sistem hidran di setiap armada.
Pelabuhan Tegal, Jawa Tengah — Pelindo Regional 3 Cabang Pelabuhan Tegal memperketat operasi pengawasan terhadap kapal-kapal yang bersandar di area pelabuhan. General Manager Pelindo Regional 3 Cabang Pelabuhan Tegal Tri Sugiyatno menyatakan pihaknya berkolaborasi dengan Satuan Pengawas Kehutanan/Perikanan (SKP), Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta pemilik dan kru kapal untuk menekan risiko kebakaran selama musim kemarau panjang.
Pengawasan rutin menyasar sejumlah titik krusial. Petugas memeriksa kelayakan alat pemadam api ringan (APAR) dan sistem hidran di setiap kapal yang bersandar. Selain itu, Pelindo meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu percikan api di area kerja pelabuhan.
Sosialisasi kepada awak kapal juga dilakukan secara berkala. Anak buah kapal (ABK) diimbau lebih waspada dan siaga selama kapal bersandar, terutama pada jam-jam rawan aktivitas bongkar muat.
Sebelumnya, Pelindo bersama SKP, KSOP, serta pemilik dan kru kapal menggelar simulasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Simulasi ini menjadi bagian dari penguatan prosedur tanggap darurat di lingkungan pelabuhan.
Tri Sugiyatno menegaskan simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personel dan kru kapal dalam menghadapi potensi bencana kebakaran. Menurutnya, respons cepat dan tepat menjadi kunci utama mencegah insiden membesar.
"Meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tanggap darurat seluruh personel dan kru kapal dalam menghadapi potensi bencana kebakaran secara cepat, tepat, dan aman," kata Tri Sugiyatno.
Ia juga meminta komitmen penuh dari pemilik kapal dan ABK untuk melakukan penyiraman dan pendinginan berkala. Langkah sederhana ini dinilai efektif mencegah panas berlebih pada lambung kapal yang bisa memicu kebakaran.
Pelindo Regional 3 Cabang Pelabuhan Tegal mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh kapal yang bersandar. Sidak dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar kondisi riil di lapangan terpantau apa adanya.
"Langkah preventif ini diambil sebagai upaya mitigasi risiko kebakaran dan memastikan seluruh armada mematuhi standar keselamatan kerja yang ketat di area pelabuhan," pungkas Tri Sugiyatno.
Pelabuhan Tegal melayani kapal barang dan penumpang dengan intensitas bongkar muat yang cukup padat. Aktivitas tersebut membuat pengawasan keselamatan kerja menjadi prioritas, terutama saat cuaca panas berkepanjangan yang meningkatkan risiko kebakaran di area dermaga dan kapal bersandar.