PURUK CAHU — Rumiadi menilai keberadaan PHD sangat dibutuhkan untuk membantu jamaah yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji atau umrah. Menurutnya, tidak semua jamaah memiliki pengalaman dan pengetahuan memadai tentang tata cara ibadah di tanah suci, termasuk kendala bahasa Arab dan mobilitas di lokasi-lokasi padat seperti Mina, Arafah, dan Muzdalifah.
“Kepada pemerintah daerah kiranya dapat menyediakan anggaran untuk petugas pendamping haji daerah di tahun 2027 nantinya,” ujar Rumiadi dalam sambutannya mewakili para jamaah haji Murung Raya.
Pada penyambutan kali ini, sebanyak 53 orang jamaah haji asal Murung Raya tiba dan disambut langsung di Masjid Agung Al-Istiqlal. Sementara itu, 16 orang jamaah lainnya memilih bertahan di Banjarmasin sebelum kembali ke kampung halaman. Lima jamaah sisanya masih dalam proses pemulangan dari Arab Saudi karena tergabung dalam kloter 5, 6, dan 19.
Rumiadi bersyukur seluruh jamaah haji asal Murung Raya tahun ini dapat pulang dalam keadaan sehat dan selamat. Ia juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung rangkaian penyelenggaraan ibadah haji sehingga berjalan lancar dari pemberangkatan sampai penyambutan kepulangan,” tambahnya.
Menurut Rumiadi, petugas pendamping haji daerah berperan strategis dalam memandu jamaah menjalankan rangkaian ibadah. “Dengan adanya petugas pendamping haji daerah akan lebih memudahkan para jamaah dalam beribadah dengan lancar,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan pengetahuan tentang rute perjalanan di tanah suci serta kesulitan komunikasi bahasa sering menjadi kendala utama jamaah, terutama lansia. Oleh karena itu, persiapan PHD sejak dua tahun sebelum keberangkatan dinilai penting agar rekrutmen dan pelatihan bisa berjalan optimal.
Rumiadi berharap Pemkab Murung Raya terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang. Usulan penyediaan anggaran PHD untuk 2027 akan menjadi salah satu bahasan dalam pembahasan APBD perubahan maupun APBD induk ke depan.