PALANGKA RAYA — UIN Palangka Raya mematangkan persiapan teknis menjelang pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026. Panitia lokal menggelar simulasi menyeluruh di laboratorium TIPD kampus pada Jumat (5/6) untuk menguji coba sistem dan perangkat yang akan digunakan.
Simulasi mencakup tiga aspek utama. Pertama, uji coba kestabilan jaringan internet di area kampus. Kedua, verifikasi aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang menjadi platform utama ujian. Ketiga, pengondisian ruang dan alur peserta untuk menjaga ketertiban selama ujian berlangsung.
Panitia menyebut tahapan ini krusial untuk meminimalisasi hambatan teknis di lapangan. Infrastruktur teknologi informasi dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) pengawas menjadi prioritas utama sebelum hari H.
Sesuai jadwal nasional dari Panitia Pusat, UM-PTKIN 2026 akan berlangsung selama tiga hari. Ujian dimulai Senin (8/6) hingga Rabu (10/6) mendatang. Seluruh peserta yang memilih lokasi ujian di UIN Palangka Raya diimbau memanfaatkan sisa waktu untuk persiapan maksimal.
Pihak panitia lokal mengingatkan peserta untuk menjaga kondisi fisik tetap prima menjelang ujian. Selain itu, peserta wajib memastikan kartu peserta dan seluruh berkas persyaratan telah lengkap dan siap dibawa saat hari pelaksanaan.