Pencarian

Tanpa Thom Haye, Timnas Indonesia Bidik Poin Penuh Kontra Bangladesh di GBK

Kamis, 01 Oktober 2026 • 18:36:31 WIB
Tanpa Thom Haye, Timnas Indonesia Bidik Poin Penuh Kontra Bangladesh di GBK
Pemain Timnas Indonesia melakukan pemanasan sebelum laga kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

KALIMANTAN TENGAH — Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Skuat Garuda wajib meraih hasil lebih baik ketimbang Malaysia yang berlaga serentak melawan Singapura di Bandung demi mengamankan tiket ke babak final.

Laga di Jakarta dan Bandung digelar bersamaan. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin, tetapi Harimau Malaya unggul selisih gol dan produktivitas sehingga berada di posisi lebih menguntungkan. Kemenangan atas Bangladesh menjadi harga mati bagi pasukan Merah Putih.

Duel di Bandung Ikut Menentukan Nasib Indonesia

Singapura dan Malaysia bertarung di Bandung pada waktu yang sama. Tiga tim papan atas Grup A masih memiliki peluang lolos, sehingga setiap gol di kedua venue bisa mengubah peta klasemen secara instan.

Staf di balik layar Indonesia bakal membagi fokus memantau jalannya pertandingan di Bandung. Para pemain di lapangan tetap dituntut fokus penuh membidik poin maksimal di hadapan pendukung sendiri.

Absennya Thom Haye Ujian Berat Lini Tengah

Gelandang Thom Haye dipastikan absen akibat skorsing kartu merah yang diterima pada laga sebelumnya melawan Malaysia. Kehilangan Haye memaksa pelatih menyusun ulang komposisi lini tengah untuk menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Joey Pelupessy diprediksi mengambil peran vital sebagai penyeimbang transisi. Etos kerja tanpa lelah dan daya jelajahnya yang luas dibutuhkan skuat Garuda untuk mengontrol tempo pertandingan.

Di kubu lawan, Shamit Shome menjadi tumpuan Bangladesh. Gelandang serang itu konsisten tampil sebagai kreator utama dalam dua laga terakhir timnya.

Bangladesh Tanpa Beban, Siap Rusak Pesta Tuan Rumah

Bangladesh menelan dua kekalahan beruntun dan sudah tertutup peluangnya lolos dari fase grup. Meski begitu, tim tamu diprediksi tampil lepas dan berambisi merusak pesta tuan rumah di GBK.

Tanpa tekanan target, Bangladesh bisa bermain lebih agresif. Indonesia perlu mewaspadai serangan balik cepat tim tamu yang tidak punya apa-apa lagi untuk dipertaruhkan.

Justin Hubner: Bertahan Solid, Tidak Ada Tim Bisa Bobol Gawang Kami

Ujian mental sebenarnya sudah dirasakan Indonesia saat menahan gempuran Malaysia pada laga sebelumnya. Bermain dengan sepuluh orang usai kartu merah Haye memaksa tim mengubah pendekatan permainan.

Bek tangguh Garuda, Justin Hubner, menilai respons seluruh pemain saat menghadapi situasi sulit tersebut menjadi bukti nyata soliditas tim.

"Saya pikir kami tampil mendominasi sampai akhirnya terjadi kartu merah. Ketika kami harus bermain dengan 10 orang, situasinya menjadi sangat sulit bagi kami untuk keluar menyerang," kata Hubner sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA pada Kamis (1/10/2026).

Pemain 23 tahun itu menambahkan, bertahan dengan sepuluh pemain hingga peluit panjang bukan perkara gampang. Menurutnya, keberhasilan menjaga kesolidan lini belakang menunjukkan betapa kuatnya rasa kebersamaan dalam skuat.

"Tentu saja, selalu berat bermain hanya dengan 10 pemain. Tapi kalau Anda melihat bagaimana cara kami bertahan hingga akhir laga, saya rasa itu adalah sebuah pujian besar untuk seluruh tim," tutur penggawa Fortuna Sittard tersebut.

Hubner merasa yakin dengan ketangguhan benteng pertahanan Indonesia. Menurut dia, selama seluruh pemain mampu mempertahankan kedisiplinan dan tampil padu sebagai satu kesatuan, pertahanan Indonesia bakal sangat kukuh untuk ditembus lawan.

"Saya tahu semua orang ingin melihat kami menang. Tapi jika kami mampu bertahan solid seperti ini, maka tidak ada tim yang bisa membobol gawang kami," tegas Hubner.

Fokus sepenuhnya kini dialihkan untuk menumbangkan Bangladesh. Hubner menegaskan perjuangan skuat Garuda belum selesai dan mereka siap tampil maksimal demi mengamankan tiket ke babak berikutnya.

"Perjuangan ini belum berakhir. Semuanya belum selesai, jadi sekarang kami fokus ke pertandingan berikutnya dan kami akan mengalahkan Bangladesh," pungkasnya.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jakrev.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks