Pencarian

InDriver Bawa Model Tawar-menawar Harga ke Pasar Transportasi Online Indonesia, Komisi Sopir Cuma 10-15 Persen

Selasa, 02 Juni 2026 • 00:07:01 WIB
InDriver Bawa Model Tawar-menawar Harga ke Pasar Transportasi Online Indonesia, Komisi Sopir Cuma 10-15 Persen
InDriver hadir di Indonesia dengan model tawar-menawar harga antar penumpang dan sopir.

KALIMANTAN TENGAH — Transportasi publik di Indonesia kian ramai dengan kehadiran InDriver, aplikasi yang memungkinkan penumpang menentukan sendiri tarif perjalanan. Alih-alih mengikuti angka yang ditetapkan sistem, pengguna bisa mengajukan harga, dan sopir punya hak untuk menerima, menolak, atau mengajukan harga balik. Sistem ini disebut sebagai real-time deals.

Dari Suhu -40°C hingga Pasar Indonesia

InDriver lahir dari krisis di Yakutsk, Rusia, tahun 2012. Saat suhu mencapai minus 40 derajat Celcius, perusahaan taksi lokal menaikkan tarif dua kali lipat. Sekelompok mahasiswa lalu membuat grup media sosial bernama "Independent Drivers" sebagai wadah negosiasi langsung antara sopir dan penumpang. Dari situlah filosofi transparansi harga dan kebebasan memilih lahir.

Kini, platform yang telah berekspansi ke lebih dari 45 negara dan 700 kota itu resmi beroperasi di Indonesia. Bagi penumpang yang mulai jenuh dengan tarif standar aplikator besar, InDriver menawarkan alternatif. Bagi pengemudi, komisi yang dipotong hanya berkisar 10 hingga 15 persen, jauh lebih rendah dibandingkan kompetitor yang bisa mencapai 20 hingga 25 persen.

Cara Kerja: Penumpang Tawar, Sopir Pilih

Prosesnya sederhana. Penumpang memasukkan tujuan dan menawarkan harga. Sopir yang melihat tawaran itu punya tiga opsi: menerima, menolak, atau menawar balik dengan harga lebih tinggi. Jika ada beberapa sopir yang merespons, penumpang bisa memilih berdasarkan harga termurah, rating tertinggi, jenis kendaraan, atau jarak terdekat.

Tidak ada lonjakan harga mendadak saat hujan atau jam sibuk. Harga yang disepakati di awal adalah harga final yang dibayar. Fitur keamanan seperti berbagi lokasi secara real-time ke keluarga juga tersedia.

Dampak untuk Pengemudi: Pendapatan Bersih Lebih Besar

Bagi mitra pengemudi, potongan komisi yang rendah menjadi daya tarik utama. Dengan tarif yang mungkin lebih rendah dari pasar, pendapatan bersih yang dibawa pulang tetap lebih besar karena potongan aplikasi tidak membebani. Sopir juga punya otonomi penuh untuk menolak orderan yang dianggap tidak menguntungkan, baik karena jarak jemput terlalu jauh maupun harga yang terlalu rendah.

Model ini menempatkan kembali kendali di tangan manusia, bukan algoritma. Di pasar Indonesia yang sarat dengan budaya tawar-menawar, pendekatan InDriver terasa lebih organik dan partisipatif.

Bagikan
Sumber: mawar#4192

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks