KUALA KURUN — Musyawarah anggota FKUB yang digelar akhir Februari 2026 di Kuala Kurun memutuskan secara aklamasi Pendeta Dein G. Narang kembali menjabat sebagai Ketua untuk periode 2026–2030. Keputusan ini menempatkan tokoh Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) itu pada posisi strategis di tengah masyarakat yang majemuk.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu, Pendeta Dein menyebut Gunung Mas adalah rumah bersama bagi lintas suku, budaya, dan agama. Karena itu, ia menegaskan FKUB tidak boleh sekadar menjadi lembaga formal yang pasif.
Visi Baru: Dari Lembaga Formal Menjadi Jembatan Kasih
"FKUB harus hadir bukan hanya sebagai lembaga formal, tetapi menjadi perekat persaudaraan, ruang dialog, jembatan kasih, serta tempat di mana semangat saling menghormati, saling mendengar, dan saling menjaga terus bertumbuh," ujar Pendeta Dein.
Pendeta GKE itu meyakini kerukunan tidak lahir dengan sendirinya. Menurutnya, dibutuhkan ketulusan, komunikasi, dan kepedulian bersama untuk membangun harmoni di tengah perbedaan.
Ajakan ke Semua Pihak: Tokoh Adat hingga Pemuda
Ia secara khusus mengajak tokoh agama, tokoh adat, pemerintah, dan pemuda untuk bersama-sama memperjuangkan kehidupan yang damai. Baginya, keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk berjalan bersama membangun masa depan yang lebih baik.
"Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kehormatan pribadi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menjaga dan merawat kebersamaan di tengah keberagaman yang kita miliki," kata Pendeta Dein.
Susunan Pengurus: Perwakilan 11 Organisasi Keagamaan
Kepengurusan FKUB Gunung Mas 2026–2030 tidak hanya diisi oleh kalangan Protestan. Wakil Ketua I dijabat H Fahmie dari MUI, Wakil Ketua II Naro dari MD-AHK, Sekretaris Pendeta Neni Muliaty (GKE), Wakil Sekretaris Pendeta Hartiwun (GPDI), dan Bendahara Nofyan Gerhana dari PCNU.
Sebanyak 11 anggota lainnya berasal dari berbagai organisasi keagamaan, antara lain GBI, GPT, Katolik, Advent, PGLII, BFA, PHDI, PD Muhammadiyah, hingga DMK MA Darul Najah. Komposisi ini menunjukkan wajah FKUB yang representatif bagi seluruh umat beragama di Gunung Mas.
Pendeta Dein pun menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas amanah yang diberikan. Ia berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan akan selalu menjadi dasar langkah bagi seluruh elemen masyarakat Gumas ke depan.