Wagub DKI Rano Karno Ajak Warga Doakan Karhutla Kalimantan-Sumatera Usai, Sebut Palangka Raya Sudah Hujan

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:04:20 WIB
Wagub DKI Jakarta Rano Karno meminta warga mendoakan agar kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah segera berakhir.

JAKARTA — Wagub DKI Jakarta Rano Karno meminta doa warga Jakarta menyertai upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah. Permintaan itu ia sampaikan di tengah keramaian Karnaval Sarendo-Rendo, ajang yang digelar untuk memeriahkan Hari Kebudayaan Nasional.

Menurut Rano, perayaan budaya tak seharusnya membuat warga melupakan saudara-saudara di daerah yang sedang menghadapi musibah. Ia mengajak doa dipanjatkan sesuai keyakinan masing-masing.

Doa untuk Warga Terdampak Karhutla

Dalam sambutannya, Rano secara khusus menyebut tiga pulau yang menjadi lokasi kebakaran hutan dan lahan. Ia berharap musibah itu lekas berakhir.

"Di tengah kebahagiaan kita, mari kita berdoa. Mudah-mudahan Allah, Tuhan Yang Maha Esa, mempercepat semua kebakaran yang terjadi di Kalimantan, di Sulawesi, di Sumatera," kata Rano.

Ia juga menyinggung warga yang tertimpa musibah akibat karhutla. Rano berharap mereka segera pulih dari dampak yang diderita.

"Mudah-mudahan saudara kita yang tertimpa musibah segera Allah sembuhkan. Kita baca doa berdasarkan keyakinan kita masing-masing," ujarnya.

Rumah Sakit dan Puskesmas Diminta Siaga ISPA

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi dampak asap karhutla yang bisa terbawa ke ibu kota. Rano menyebut rumah sakit dan puskesmas telah diminta bersiap menghadapi kemungkinan gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Selain kesiapan fasilitas kesehatan, Pemprov DKI mempertimbangkan penggunaan water mist kembali untuk membantu meredam polusi udara. Operasi modifikasi cuaca juga tetap dijalankan sebagai upaya menjaga kualitas udara Jakarta.

Hujan di Palangka Raya Jadi Harapan Baru

Rano menyambut baik cuaca di sejumlah wilayah yang mulai diguyur hujan. Kondisi itu dinilai dapat mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Mudah-mudahan kita senang, bahagia kemarin Palangka Raya sudah hujan, beberapa tempat juga sudah hujan. Nah, itu mudah-mudahan hari ini setelah kita berdoa, mudah-mudahan bisa segera terselesaikan kebakaran hutan dan lahan," imbuhnya.

Karnaval Sarendo-Rendo sendiri menjadi bagian dari perayaan Hari Kebudayaan Nasional di Jakarta Pusat. Acara itu dihadiri warga yang mengenakan beragam busana daerah.

Bagi warga Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya, turunnya hujan menjadi sinyal yang ditunggu setelah karhutla berbulan-bulan menimbulkan kabut asap. Pemprov DKI menyatakan akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan dampak asap terhadap kesehatan warga Jakarta.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top