KURUN — Kegiatan Subuh Keliling menyasar Masjid Agung Darun Najah sebagai titik pertemuan aparat dengan warga Kecamatan Kurun. Selain Kapolres, hadir Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, KBO Satbinmas Ipda Sabar Hari Siswanto, Kanit Gakkum Satlantas, serta personel Muslim Polsek Kurun.
Rombongan kepolisian bergabung salat Subuh berjamaah bersama jemaah masjid. Setelah itu, dialog berlangsung akrab membahas persoalan keamanan lingkungan.
Personel kepolisian mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Imbauan disampaikan karena pembakaran lahan berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Warga juga diminta ikut menyebarkan informasi soal bahaya karhutla ke keluarga dan tetangga. Polres berharap kesadaran kolektif terbangun sebelum musim kering datang.
Dalam dialog, polisi memperkenalkan program pemerintah terkait Perlindungan Sosial (Perlinsos). Warga diarahkan mencari informasi melalui saluran resmi pemerintah agar tidak salah menerima data.
Layanan Call Center Polri 110 juga disebut bisa dihubungi sewaktu-waktu untuk melapor atau meminta bantuan kepolisian. Nomor itu disosialisasikan sebagai jalur cepat saat warga menghadapi gangguan keamanan.
Jemaah dan tokoh agama diajak berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Peran mereka dinilai penting untuk saling mengingatkan soal situasi sekitar.
"Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta mendukung upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110," ujar AKBP Arum.
Suasana dialog yang humanis diharapkan membuat pesan kamtibmas lebih mudah diterima warga. Pendekatan lewat masjid dipilih agar polisi tidak hanya hadir saat ada masalah.
Polres Gunung Mas menutup kegiatan dengan ajakan menjaga kerukunan dan meningkatkan kewaspadaan. Pencegahan karhutla disebut sebagai tanggung jawab bersama agar Kabupaten Gunung Mas tetap aman dan kondusif.