Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi mengingatkan nelayan di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem saat beraktivitas di laut. Imbauan disampaikan menyusul kondisi ombak besar yang terjadi pada bulan-bulan sekarang. Ia meminta nelayan mempertimbangkan untuk tidak melaut jika kondisi perairan memburuk.
KUALA PEMBUANG — Harsandi menyampaikan imbauan itu di Kuala Pembuang, Jumat, dengan menekankan bahwa perubahan iklim dan arah angin dalam siklus tahunan perlu menjadi perhatian warga yang beraktivitas di wilayah perairan. Menurutnya, kondisi laut saat ini memang sedang tidak bersahabat bagi nelayan.
"Memang biasanya siklus tahunan ini terjadi perubahan iklim arah angin terutama untuk masyarakat yang beraktivitas di laut, imbauan kami tolong dicermati benar-benar kondisi laut kita yang bulan-bulan sekarang memang ombak sangat besar," kata Harsandi.
Selain meminta kewaspadaan, Harsandi menekankan pentingnya keselamatan dan kesiapan perlengkapan sebelum nelayan turun ke laut. Persiapan yang matang disebutnya menjadi kunci mengurangi risiko di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.
"Apabila kondisi cuaca memburuk, nelayan kami harapkan lebih berhati-hati dan mempertimbangkan untuk tidak melaut," tuturnya.
Ia menilai keputusan untuk menunda melaut jauh lebih baik daripada memaksakan diri saat gelombang tinggi. Keselamatan jiwa, kata dia, harus menjadi pertimbangan utama dibanding target hasil tangkapan.
Harsandi juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan imbauan dari petugas yang melakukan prediksi kondisi cuaca untuk wilayah kelautan. Informasi itu, menurutnya, menjadi acuan penting terutama ketika kondisi perairan sedang memburuk.
"Memang biasanya para petugas yang memprediksikan untuk kegiatan di daerah kelautan biasanya juga melakukan imbauan, agar jangan sampai beraktivitas di laut dengan kondisi yang memburuk ini," jelasnya.
Politikus Partai Golkar itu berharap nelayan di Seruyan tidak mengabaikan peringatan cuaca yang dikeluarkan instansi terkait. Ia menyebut imbauan tersebut disampaikan semata-mata untuk menjaga keselamatan warga pesisir.
Seruyan memiliki wilayah pesisir yang menjadi tempat bergantungnya sejumlah keluarga nelayan. Pergantian musim dan arah angin yang berubah pada periode tertentu kerap membuat gelombang di perairan sekitar meningkat.
Kondisi itu membuat aktivitas melaut tidak selalu bisa dilakukan setiap hari. Nelayan yang tetap memaksakan diri berisiko menghadapi kecelakaan di laut, terutama jika perahu yang digunakan berukuran kecil.
DPRD Seruyan berharap imbauan ini disebarkan hingga ke tingkat desa dan kelompok nelayan. Dengan begitu, warga yang hendak melaut bisa lebih dulu mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum berangkat.