BUNTOK — Kepolisian Resor Barito Selatan menggelar sweeping di jalur perbatasan Buntok–Palangka Raya pada Jumat (25/9/2026) malam. Petugas memeriksa satu per satu kendaraan bermotor yang melintas, mencari indikasi oknum yang hendak membuka lahan dengan cara dibakar. Pengawasan tidak hanya menyasar area pemukiman, tetapi juga jalur vital antar daerah.
Langkah ini diambil setelah data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman statmet-sanggu.bmkg.go.id menunjukkan lonjakan titik panas yang sangat tajam. Pada periode Kamis (24/9/2026) pagi hingga Jumat (25/9/2026), terdeteksi 465 titik panas di Kabupaten Barito Selatan. Sehari sebelumnya, periode 23–24 September 2026, hanya tercatat 15 titik panas.
Kapolres Barito Selatan, AKBP Eko Mardianto, menyebut sweeping jalan raya sebagai bagian dari strategi preventif kepolisian. Menurutnya, pengawasan difokuskan untuk mempersempit ruang gerak pelaku pembakaran liar yang masuk ke wilayah hukumnya.
"Pemeriksaan kendaraan ini bertujuan mengantisipasi masuknya oknum-oknum yang berniat melakukan pembakaran lahan secara sengaja di wilayah hukum Barito Selatan," kata Eko di lokasi kegiatan, Jumat (25/9/2026) malam.
Eko menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengamankan area rawan, terutama saat cuaca kering melanda. Pengamanan ketat dijanjikan bakal terus berlangsung secara konsisten. Masyarakat serta pelintas jalan diimbau tidak melakukan aktivitas pemicu percikan api di area vegetasi kering.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan, Agus In'yulius, menyampaikan dukungan terhadap tindakan tegas aparat kepolisian. Ia mengidentifikasi adanya tren peningkatan kasus kebakaran pada masa libur akhir pekan, yaitu hari Jumat hingga Minggu.
"Upaya pencegahan dan penanganan dini sangat menentukan. Jika kita amati maraknya kebakaran lahan belakangan ini, indikasi kuat mengarah pada faktor kesengajaan. Hal inilah yang harus kita tekan bersama," ujar Agus.
Dari sisi cuaca, lonjakan titik panas yang tercatat BMKG menjadi perhatian tersendiri bagi tim gabungan di lapangan. Pemeriksaan kendaraan di pintu masuk Buntok diharapkan menutup celah masuknya pelaku dari luar daerah. Pengamanan di jalur perbatasan akan terus berjalan selama cuaca kering melanda Barito Selatan.