KALIMANTAN TENGAH — Honda dikabarkan tengah menyelesaikan negosiasi pembangunan pabrik perakitan ke-8 di Amerika Utara, dengan Ohio sebagai kandidat utama lokasi. Pabrik yang digadang-gadang menelan biaya hingga 2,5 miliar dolar AS itu akan dikhususkan untuk perakitan kendaraan hybrid. Jika kesepakatan tercapai, produksi kendaraan dari pabrik tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2030.
Laporan Automotive News menyebut Honda sudah masuk tahap akhir pembicaraan untuk pabrik baru tersebut. CEO Honda Toshihiro Mibe sebelumnya sempat menyebut opsi pembangunan pabrik tambahan pada Juli lalu, sebelum laporan terbaru menguatkan Ohio sebagai kandidat terkuat.
Honda saat ini mengoperasikan tujuh pabrik perakitan di Amerika Utara. Empat di antaranya berada di Amerika Serikat, dengan dua pabrik di Ohio, satu di Indiana, dan satu di Alabama. Jika transaksi rampung, pabrik ke-8 akan menambah jumlah fasilitas Honda di Ohio menjadi tiga.
Pabrik-pabrik Honda di Amerika Utara kini beroperasi pada sekitar 90 persen kapasitas. Fasilitas tersebut memproduksi sejumlah model paling menguntungkan Honda, seperti CR-V, Accord, Civic, Odyssey, dan Pilot.
Pabrik tambahan akan memberi ruang pertumbuhan bagi Honda. Kendaraan yang dirakit di dalam negeri AS juga bisa dijual tanpa terkena tarif impor, faktor yang semakin relevan di tengah gejolak pasar otomotif global.
Pada Mei lalu, Honda mengumumkan rencana menghadirkan 15 model global hingga 2030. Sebagian besar model tersebut diarahkan ke pasar Amerika Utara, wilayah paling menguntungkan bagi Honda.
Honda juga menempatkan sistem hybrid generasi berikutnya sebagai tulang punggung strategi ini. Pabrikan asal Jepang itu mengklaim teknologi hybrid barunya mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 10 persen dan memangkas biaya produksi sampai 30 persen.
Beberapa model yang disebut bakal lahir dari pabrik baru ini antara lain SUV tiga baris "Acura XL" yang diharapkan mulai diproduksi pada 2029, serta Honda "Pilot XXL" yang dijadwalkan sekitar 2032. Honda juga dilaporkan mempertimbangkan versi SUV dari Accord.
Prototipe sedan hybrid Honda dan SUV hybrid Acura sudah sempat diperlihatkan. Rencana ini menjadi bagian dari upaya Honda menutup tekanan yang muncul setelah pembatalan pengembangan tiga model listrik di AS pada awal tahun ini.
Untuk mendukung ekspansi tersebut, Honda dikabarkan menggelar pertemuan dengan para pemasok dan meminta pemangkasan harga. Langkah ini ditargetkan menghemat biaya hingga 9,4 miliar dolar AS pada 2030.
Pabrik hybrid di Ohio menjadi kunci pemenuhan target 15 model global. Honda memperkirakan biaya pembangunan fasilitas ini bisa menyentuh angka 2,5 miliar dolar AS, sesuai laporan Automotive News.