Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyerahkan bantuan pangan kepada warga Kabupaten Murung Raya yang terdampak kebakaran hutan dan lahan serta kemarau panjang. Penyerahan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Murung, Puruk Cahu, dan dirangkai dengan penyaluran dana Kartu Huma Betang Sejahtera. Sebanyak 2.000 paket sembako dibagikan, masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.
PURUK CAHU — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyerahkan bantuan pangan dari pemerintah provinsi kepada warga Kabupaten Murung Raya yang terdampak karhutla dan musim kemarau panjang. Kegiatan di halaman Kantor Kecamatan Murung, Puruk Cahu, itu juga dirangkai dengan penyaluran dana program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Penyerahan dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin. Edy menyebut kehadirannya untuk meninjau sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, terutama para ibu rumah tangga.
"Kehadiran saya di sini untuk melakukan peninjauan sekaligus penyaluran bantuan pangan kepada warga yang terdampak karhutla, khususnya para ibu rumah tangga," kata Edy.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng Agus Candra melaporkan, pihaknya mendistribusikan 2.000 paket sembako bagi warga Kecamatan Murung yang terdampak langsung karhutla sehingga mengganggu perekonomian mereka.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Untuk bantuan KHBS, penerima manfaat mendapat uang tunai Rp250.000.
"Setiap paket sembako tersebut berisi beras seberat 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Sedangkan untuk bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) berupa uang tunai sebesar Rp250.000 per penerima manfaat," jelas Agus.
Bantuan KHBS merupakan bagian dari alokasi untuk total 4.500 penerima khusus di wilayah Kabupaten Murung Raya. Penyaluran dimulai bagi penerima di Kecamatan Murung.
Edy menyoroti kondisi cuaca ekstrem dan kabut asap pekat akibat karhutla yang melanda sejumlah wilayah Kalteng, termasuk Murung Raya. Jarak pandang terbatas membuat armada transportasi udara, termasuk helikopter pemadam, belum bisa beroperasi maksimal demi keselamatan penerbangan.
Cuaca panas diperkirakan masih berlangsung hingga Januari mendatang. Peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kabut asap menjadi perhatian serius pemerintah.
Edy mengimbau warga menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan wajib menggunakan masker saat keluar rumah untuk menghindari paparan partikel pembakaran.
"Untuk itu bersamaan dengan kegiatan ini juga pemprov membagikan masker serta menggratiskan layanan pengobatan bagi masyarakat yang sakit melalui fasilitas kesehatan yang didukung oleh program KHBS," tambah Edy.
Untuk mengantisipasi krisis air bersih akibat kekeringan di sejumlah sungai, Pemprov Kalteng menyiapkan program penyediaan air bersih dan pembangunan tandon air di berbagai desa. Program ini dilaksanakan di semua kabupaten di Kalteng, termasuk Murung Raya.
Acara juga dirangkai dengan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis hasil kerja sama Pemprov Kalteng dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya. Dalam kesempatan yang sama, dibagikan 1.000 buah masker serta 500 paket vitamin kepada masyarakat.
Edy menegaskan kehadiran pemerintah provinsi di tengah masyarakat menunjukkan sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam situasi bencana karhutla di tengah musim kemarau.