PALANGKARAYA — Head of Marketing Changan Indonesia Rizal Mulyadi menegaskan komitmen pihaknya untuk memulai pengiriman unit Changan Nevo Q05 kepada konsumen pada awal September 2026. "Kita usahakan di awal September, kita sudah mulai delivery sih," kata Rizal di sela-sela kegiatan media Drive Changan Nevo Q05 dari Jakarta menuju Bogor, Kamis.
Antusiasme pasar terhadap kendaraan listrik berjenis SUV ini terbilang tinggi. Selama pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Changan mencatatkan 876 lembar surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk Nevo Q05.
Data pemesanan menunjukkan preferensi konsumen Indonesia yang kuat terhadap fitur dan spesifikasi lengkap. Hampir 80 persen dari total SPK yang masuk merupakan varian Max, mengungguli varian Pro yang menjadi pilihan entry-level.
Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pasar otomotif nasional bahwa konsumen bersedia membayar lebih untuk teknologi dan kelengkapan fitur pada kendaraan listrik.
Changan membekali Nevo Q05 dengan Permanent Magnet Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga maksimum 120 kW dan torsi puncak 190 Nm. Motor ini dipadukan dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 51,9 kWh yang menopang sistem penggerak roda depan (FWD).
SUV listrik ini diklaim memiliki efisiensi sistem hingga 94 persen dengan konsumsi energi 12,9 kWh per 100 kilometer. Berdasarkan metode NEDC, jarak tempuhnya mampu mencapai 462 kilometer dalam kondisi baterai penuh.
Untuk mendukung karakter berkendara yang beragam, Q05 menyediakan empat mode berkendara, yakni Standard, Comfort, Sport, dan Custom. Efisiensi juga turut ditunjang oleh hadirnya active grille shutter serta desain bodi dengan koefisien hambatan angin (Cd) 0,265.
Pada sistem pengisian daya, Q05 menggunakan teknologi Golden Shield Battery 2.0 yang mendukung 3C fast charging hingga 162 kW. Pengisian daya dari 30 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, sedangkan lima menit pengisian diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 100 kilometer.
Kecepatan pengisian ini menjadi nilai jual utama bagi konsumen perkotaan yang kerap memiliki mobilitas tinggi dan waktu terbatas.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, Changan memastikan Nevo Q05 diproduksi secara completely knocked down (CKD) di fasilitas produksi di Purwakarta, Jawa Barat. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kendaraan ini diklaim telah berada di atas 40 persen.
"Kita sudah CKD di plan kita di Purwakarta, Jawa Barat dan untuk angka TKDN itu kita sudah di atas 40 persen," ujar Rizal.
Changan masih mempertahankan harga peluncuran untuk 1.000 SPK pertama, yaitu Rp309 juta untuk varian Pro dan Rp359 juta untuk varian Max. Adapun harga setelah kuota tersebut akan diumumkan kemudian.