MUARA TEWEH — Bupati Barito Utara Shalahuddin meninjau langsung progres fisik pembangunan Jembatan Lemo, Rabu. Dalam kunjungan itu, ia meminta seluruh elemen proyek untuk menggenjot percepatan tanpa melonggarkan standar mutu.
“Pembangunan ini harus terus digenjot. Kejar target penyelesaian, tetapi jangan sampai mengabaikan mutu pekerjaan dan keselamatan kerja,” kata Shalahuddin di lokasi proyek.
Peninjauan tersebut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, kepala perangkat daerah terkait, Kepala Desa Lemo, serta perwakilan pelaksana proyek dan konsultan pengawas. Dalam kesempatan itu, Bupati berdiskusi langsung mengenai perkembangan fisik terkini dan sejumlah kendala teknis yang muncul di lapangan.
Setiap persoalan teknis yang ditemukan diminta segera dikoordinasikan agar solusi bisa diambil cepat. Pemkab Barito Utara berkomitmen mengawal proyek ini secara berkelanjutan melalui evaluasi berkala.
“Kami berkomitmen penuh mengawal pembangunan ini. Kalau ada kendala segera koordinasikan, sehingga bisa cepat kita selesaikan,” tegasnya.
Jembatan Lemo dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah Barito Utara. Setelah rampung, jembatan ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung arus distribusi barang dan jasa antarwilayah.
Peningkatan akses ini juga diyakini mampu menekan biaya logistik. Selain itu, jalur menuju Kota Palangka Raya diproyeksikan menjadi lebih efisien, sehingga membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Bupati berharap koordinasi antara pelaksana, pengawas, dan perangkat daerah terus terjaga. Targetnya, pembangunan berjalan lancar, tepat mutu, tepat waktu, dan manfaatnya segera dirasakan warga Barito Utara.