KALIMANTAN TENGAH — Rencana ini terungkap dalam pertemuan internal Ford dengan para dealer di Las Vegas, Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut, para dealer diperlihatkan video berisi sketsa awal desain SUV anyar yang disebut-sebut mengingatkan pada generasi pertama Ford Escape—berkesan kotak dan lebar.
Menurut laporan Automotive News, para dealer yang hadir dalam pertemuan itu mengonfirmasi bahwa desain yang ditampilkan masih dalam tahap sangat awal. Namun, gambaran umum soal bentuk dan dimensi kendaraan sudah cukup jelas terlihat.
Langkah Ford ini merupakan respons atas krisis keterjangkauan harga mobil baru yang melanda industri otomotif global. Rata-rata harga mobil baru di Amerika Serikat saat ini sudah mencapai US$ 52.211—angka yang membuat sebagian besar konsumen kelas menengah sulit membeli kendaraan baru.
Ford sendiri disebut telah berjanji kepada para dealernya untuk menghadirkan sejumlah model baru dengan harga di bawah US$ 40.000 dalam beberapa tahun mendatang. SUV hibrida kompak ini menjadi salah satu ujung tombak strategi tersebut.
Kehadiran model ini nantinya akan menggeser posisi Maverick XL yang saat ini dibanderol US$ 28.990 sebagai model termurah Ford. Namun, perlu dicatat bahwa SUV anyar ini tidak akan berbagi platform dengan pikap listrik Ford Fathom yang direncanakan meluncur dengan harga mulai US$ 30.000.
Meski detail spesifikasi masih dirahasiakan, prediksi awal menunjukkan SUV ini akan berukuran lebih kecil dari Ford Escape yang rencananya dihentikan produksinya setelah model tahun 2026. Jika tebakan tersebut akurat, dimensinya kemungkinan besar akan sejajar dengan kompetitor sekelas Toyota Corolla Cross, Honda HR-V, Subaru Crosstrek, atau Hyundai Kona.
Dari sisi dapur pacu, Ford berencana menawarkan dua pilihan mesin: konvensional berbahan bakar bensin dan varian hibrida. Langkah ini sejalan dengan strategi Ford yang terus memperluas lini elektrifikasi tanpa sepenuhnya meninggalkan mesin pembakaran internal.
Seluruh proses pengembangan ditargetkan rampung dalam beberapa tahun ke depan. Produksi direncanakan berlangsung di pabrik Ford Hermosillo Assembly Plant di Meksiko—fasilitas yang saat ini juga merakit Bronco Sport dan Maverick.
Dengan jadwal produksi yang baru akan dimulai pada 2029, masih ada waktu panjang bagi Ford untuk menyempurnakan desain dan spesifikasi akhir SUV ini. Belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan masuknya model ini ke pasar Indonesia, mengingat Ford saat ini hanya beroperasi secara terbatas di Tanah Air.