PALANGKA RAYA — Turnamen bulu tangkis antarpegawai resmi membuka rangkaian Semarak ke-81 Hari Pengayoman di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng), Senin. Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, menegaskan bahwa peringatan tahun ini tidak sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat komitmen pelayanan hukum yang berintegritas.
"Kegiatan ini menjadi pembuka dari berbagai agenda yang akan dilaksanakan untuk menyemarakkan Hari Pengayoman sekaligus mempererat kebersamaan dan semangat kekeluargaan di lingkungan kerja," kata Hajrianor di Palangka Raya.
Usai sambutan, turnamen diawali dengan pertandingan ekshibisi yang mempertemukan Hajrianor berpasangan dengan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Deny Harlianto. Laga berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para pegawai yang memadati arena pertandingan.
Setelah laga ekshibisi, kompetisi resmi dimulai dengan mempertandingkan sejumlah pasangan dari berbagai divisi dan bagian. Turnamen ini menjadi wadah mempererat hubungan antarpegawai lintas unit kerja di lingkungan Kanwil Kemenkum Kalteng.
Hajrianor mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat silaturahmi dan membangun budaya kerja yang sehat. Menurutnya, nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama yang ditunjukkan di lapangan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai aparatur sipil negara.
"Hari Pengayoman adalah momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap institusi. Melalui kegiatan olahraga seperti ini, saya berharap kebersamaan antar seluruh pegawai semakin erat, semangat bekerja semakin meningkat, dan pada akhirnya mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," ujarnya.
Peringatan ke-81 Hari Pengayoman tahun ini menjadi pengingat perjalanan pengabdian Kementerian Hukum dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kanwil Kemenkum Kalteng berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu meningkatkan semangat pengabdian, kolaborasi, dan profesionalisme jajarannya.
"Peringatan Hari Pengayoman tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan hukum yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," kata Hajrianor.