Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Turun ke Jalan Trans Palangka Raya–Tumbang Nusa, Ikut Arahkan Penyemprotan Air dari Truk Tangki

Penulis: Oki Setiawan  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:09:31 WIB
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran naik ke atas truk tangki untuk mengarahkan penyemprotan air dalam penanganan karhutla di Jalan Trans Palangka Raya–Tumbang Nusa.

PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menunjukkan aksi langsung dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruas Jalan Trans Palangka Raya–Tumbang Nusa, Kamis (30/7/2026). Ia terlihat naik ke atas truk tangki dan mengarahkan penyemprotan air ke area yang masih terbakar.

Aksi ini bukan sekadar seremoni. Gubernur ingin memastikan upaya pemadaman di lapangan berjalan efektif sekaligus memberi semangat kepada personel gabungan yang berjibaku mengendalikan kobaran api sejak beberapa hari terakhir.

Sinergi Forkopimda dan Instansi Terkait di Lokasi Kebakaran

Dalam peninjauan tersebut, Agustiar Sabran tidak bergerak sendiri. Ia didampingi Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalteng.

Kehadiran pimpinan tertinggi daerah dan aparat keamanan secara bersamaan menunjukkan karhutla di wilayah ini masuk dalam kategori prioritas penanganan. Koordinasi lintas instansi disebut terus diperkuat agar setiap titik api yang muncul bisa segera ditindaklanjuti.

Instruksi Gubernur: Perkuat Patroli dan Percepat Penanganan Titik Api

Agustiar Sabran menegaskan bahwa pengendalian karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia meminta seluruh instansi terkait meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat patroli darat di lokasi-lokasi yang terdeteksi memiliki potensi titik api.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Seluruh unsur harus bersinergi, bergerak cepat, dan terus meningkatkan kewaspadaan agar titik api dapat segera dikendalikan,” tegasnya di lokasi kejadian.

Instruksi ini langsung direspons Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng. Ia menyatakan personel gabungan terus disiagakan untuk melakukan patroli darat maupun pemadaman, dengan koordinasi yang diperketat antarinstansi.

Warga Diminta Aktif Melapor jika Menemukan Titik Api

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Praktik ini dinilai menjadi pemicu utama meluasnya kebakaran saat musim kemarau.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Laporan yang cepat dinilai penting untuk mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari warga.

Langkah preventif ini menjadi kunci utama, mengingat dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat dalam skala luas.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: enewskalteng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top