SAMPIT — Sebanyak 75 calon pasukan pengibar bendera pusaka (Capaska) mulai menjalani pra pendidikan dan pelatihan di Stadion 29 Nopember Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, sejak 1 Juli 2026. Latihan ini digelar untuk mempersiapkan fisik dan mental peserta sebelum memasuki pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) pada 4 hingga 18 Agustus mendatang.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim, Naning Sugiharti, mengatakan sebanyak 75 peserta itu terdiri dari 70 Capaska Kotim dan lima orang Capaska tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Capaska provinsi kami ikutkan latihan di Sampit karena di Palangka Raya tidak dilaksanakan pra diklat. Mudah-mudahan dengan mereka ikut latihan di sini, saat dipanggil mengikuti pusdiklat di provinsi nanti mereka sudah siap,” ungkap Naning, Rabu (15/7/2026).
Pra diklat berlangsung sejak 1 hingga 29 Juli 2026. Setiap pekan, para peserta dijadwalkan berlatih tiga kali, yakni setiap Rabu, Sabtu, dan Minggu. Total terdapat 13 kali pertemuan dengan waktu latihan pada pagi hari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.
“Pra diklat kami mulai sejak 1 hingga 29 Juli. Setiap minggu mereka latihan tiga hari. Kalau dihitung ada 13 kali pertemuan,” ujar Naning.
Fokus utama pra diklat adalah membangun kesiapan fisik dan mental peserta sebelum memasuki pusdiklat yang dijadwalkan pada 4 hingga 18 Agustus 2026 mendatang.
Dalam pelaksanaan pra diklat, Kesbangpol Kotim melibatkan personel TNI dan Polri sebagai pelatih, masing-masing dua orang. Selain itu, kegiatan juga didukung anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kotim, tim kesehatan, serta panitia dari Kesbangpol.
“Untuk pelatih kami melibatkan dari TNI dan Polri, masing-masing dua orang. Kemudian dibantu anggota PPI Kotim, tim kesehatan dan juga kami dari Kesbangpol,” jelas Naning.
Setelah pra diklat selesai, para peserta akan diberi waktu sekitar tiga hari untuk mempersiapkan perlengkapan yang harus dibawa saat mengikuti pusdiklat. Stadion 29 Nopember Sampit kemungkinan akan menjadi lokasi pelaksanaan Upacara HUT ke-81 RI di Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Setelah pelaksanaan pra diklat nanti, ada jeda sekitar tiga hari bagi mereka untuk menyiapkan perlengkapan yang harus dibawa pada saat pusdiklat,” tutup Naning.