NANGA BULIK — Pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Lamandau menunjukkan progres signifikan. Setelah meninjau lokasi, Dandim 1017/Lamandau Letkol Arm Ady Kurniawan melaporkan bahwa dua proyek jembatan di kecamatan berbeda telah mencapai tahap pengerjaan fisik yang bervariasi.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pembangunan Jembatan Armco Tahap IV di Sungai Bangau, Desa Sungai Mentawa, Kecamatan Bulik. Jembatan dengan bentang 10 meter dan lebar 4 meter itu saat ini telah mencapai progres pekerjaan 19 persen.
“Kegiatan yang sedang dilaksanakan meliputi pemasangan pondasi batu belah. Semoga saja tidak ada kendala berarti dan dapat selesai sesuai target,” ujar Dandim Ady dalam keterangannya, Selasa.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Armco di Sungai Wonorejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya, berjalan lebih cepat. Jembatan dengan panjang bentangan 12 meter dan lebar 6 meter itu telah mencapai progres 60 persen.
“Untuk jembatan di Desa Wonorejo pekerjaan difokuskan pada pembuatan leneng dengan melibatkan 20 personel, terdiri dari 8 personel TNI dan 12 masyarakat,” sebut Dandim Ady.
Dandim 1017/Lamandau menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan infrastruktur yang menjadi akses penting bagi masyarakat. Ia mengapresiasi semangat gotong royong antara personel TNI dan warga setempat.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dandim Ady.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap mengutamakan kualitas pekerjaan dan faktor keselamatan selama proses pembangunan. “Melalui peninjauan ini, Kodim 1017/Lamandau berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan infrastruktur agar selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.