Pemprov Kalteng Dorong Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Lewat Sosialisasi HARGANAS 2026, Targetkan Provinsi Layak Anak

Penulis: Lukman Hakim  •  Senin, 29 Juni 2026 | 21:09:31 WIB
Peserta sosialisasi HARGANAS 2026 di Palangka Raya fokus pada peran ayah dalam pengasuhan anak.

PALANGKA RAYA — Sebanyak 300 peserta, baik secara luring maupun daring, mengikuti Sosialisasi Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program Pembangunan Keluarga di Palangka Raya. Acara ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas pengasuhan anak di Kalimantan Tengah.

Mengapa Tema "Ayah Wajib Hadir" Jadi Sorotan?

Peringatan HARGANAS ke-33 tahun ini mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", sebuah ajakan untuk memperkuat peran ayah dalam proses pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Sunarti, menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia daerah.

“Forum ini menjadi pengingat kolektif bagi kita bahwa membangun ketahanan keluarga dan pemenuhan hak anak atas lingkungan yang aman dan inklusif merupakan investasi berharga dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang Layak Anak bagi generasi masa depan,” ujar Sunarti saat membuka acara.

Kolaborasi Pentaheliks: Kunci Mengatasi Stunting dan Kerentanan Sosial

Sunarti menjelaskan, berbagai tantangan masih membayangi upaya pembangunan keluarga di Kalteng. Mulai dari kualitas pengasuhan, kerentanan sosial ekonomi keluarga, persoalan stunting, hingga pemenuhan gizi anak. Untuk mengatasinya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.

“Kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama untuk memastikan pembangunan keluarga berjalan secara terpadu dan berkelanjutan,” tegasnya. Pendekatan pentaheliks yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, media, serta forum anak dan remaja pun digencarkan.

Apa Target Konkret dari Sosialisasi Ini?

Kegiatan yang digelar di Aula Bawi Bahalap, DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah ini diharapkan menghasilkan komitmen bersama dan rencana aksi yang konkret. Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen membangun ekosistem yang aman, ramah, dan inklusif bagi anak sebagai bagian dari pemenuhan indikator Provinsi Layak Anak.

Acara ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng Mohamad Iqbal Apriansyah dan Plh. Kepala DP3APPKB Provinsi Kalteng Suryanto. Sebanyak 50 peserta hadir secara luring, sementara lebih dari 250 peserta lainnya mengikuti secara daring dari berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: 1tulah.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top