PURUK CAHU — Sebanyak 491 peserta dari 13 kabupaten/kota dan satu kontingen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti 12 cabang lomba pada MTQ VIII KORPRI yang berlangsung pada 23–28 Juni 2026. Ajang ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dan dihadiri para kepala daerah se-Kalteng, unsur Forkopimda, jajaran Pemprov Kalteng, Kementerian Agama, serta pengurus KORPRI.
Dalam sambutannya, Saiful menegaskan bahwa MTQ KORPRI memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana membangun ASN yang memiliki integritas, akhlak mulia, dan nilai spiritual yang kuat dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"MTQ KORPRI bukan hanya kompetisi, tetapi menjadi momentum membangun ASN yang berintegritas, berakhlak mulia, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Saiful.
Ia hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful, untuk memberikan dukungan langsung kepada kontingen asal Katingan.
Saiful berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap cabang lomba dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat kebersamaan. Ia menambahkan, MTQ juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarkontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.
MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalteng mengusung tema "ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh, Kalteng Semakin Berkah". Tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan harus menjadi fondasi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
Selama enam hari, para peserta berlomba dalam 12 cabang yang meliputi tilawah, tahfidz, tafsir, dan berbagai kategori lainnya. Kehadiran dewan hakim dari Kementerian Agama dan pengurus KORPRI memastikan jalannya kompetisi berlangsung objektif dan profesional.
Acara ini menjadi salah satu agenda rutin KORPRI Kalteng untuk memperkuat karakter ASN yang tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan moral yang baik.