Polres Prabumulih Kirim 2 Ton Jagung Petani ke Bulog, Bukti Sinergi BUMN Pangan dan Aparat

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 20:42:02 WIB
Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana melepas pengiriman 2 ton jagung petani ke gudang Bulog Palembang.

KALIMANTAN TENGAH — Sebanyak 2 ton jagung pipil kering milik Kelompok Tani (Poktan) Makmur Bersama dari Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, resmi dikirim ke gudang Bulog Palembang, Senin pagi. Pelepasan dilakukan langsung di halaman Mapolres Prabumulih sekitar pukul 08.30 WIB oleh Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana.

"Ini bukti nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar Bobby dalam sambutannya.

Pengiriman ini bukan sekadar seremoni. Selama ini, Polres Prabumulih membina Poktan Makmur Bersama secara intensif—mulai dari masa tanam, perawatan, hingga pemasaran. Hasilnya, petani tidak lagi bergantung pada tengkulak yang kerap menekan harga. Bulog sebagai BUMN pangan menjadi penjamin serapan dengan harga yang telah ditentukan pemerintah.

Pendampingan Penuh: Bukan Sekadar Jaga Keamanan

Kapolres menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada keamanan dan ketertiban. Di Prabumulih, jajarannya aktif turun ke sawah dan ladang untuk memastikan produktivitas petani meningkat. Pendampingan berkelanjutan ini yang membuat kelompok tani binaan mampu memasarkan hasil panennya secara mandiri dan terstruktur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kota Prabumulih Alfian SP, Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Helyadi, Kabag SDM Polres Prabumulih AKBP Tamimi, serta Pelaksana Harian Kapolsek Cambai IPTU Sepriyanto. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan dikerjakan secara kolaboratif.

Dampak Langsung: Petani Diuntungkan, Stok Pangan Nasional Terjaga

Dengan adanya jaminan serapan dari Bulog, petani tidak perlu khawatir hasil panennya membusuk atau dijual murah. Program ini sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional di tengah tekanan iklim dan fluktuasi harga komoditas. Bagi petani di Desa Pangkul, pengiriman perdana 2 ton jagung ini menjadi awal dari kemitraan jangka panjang yang lebih menguntungkan.

Ke depan, Polres Prabumulih menargetkan perluasan kelompok tani binaan di kecamatan lain. Sinergi dengan Bulog dan Dinas Pertanian akan terus diperkuat agar ketahanan pangan dari tingkat desa hingga nasional benar-benar terwujud.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: palpos.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top