PURUK CAHU — Sebanyak 16 tim dari berbagai penjuru Murung Raya bertarung strategi di turnamen domino Piala DKOP yang digelar di Puruk Cahu, Minggu (14/6). Kompetisi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Murung Raya dan Pengurus Cabang Olahraga Domino Nasional (Orado) setempat.
Bupati Murung Raya Heriyus yang hadir bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menekankan bahwa olahraga domino tidak bisa diremehkan. Menurutnya, permainan ini mengandalkan strategi, ketelitian, konsentrasi, dan kemampuan membaca situasi, bukan sekadar keberuntungan semata.
“Secara pribadi saya mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” kata Heriyus dalam sambutannya.
Heriyus secara spesifik mendukung langkah DKOP dan Orado Murung Raya yang menjadikan turnamen ini sebagai sarana penjaringan atlet. Ia menilai ajang seperti ini menjadi langkah nyata untuk mencari dan membina pemain potensial yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
“Karena itu, turnamen seperti ini menjadi sarana yang tepat mengasah kemampuan para pemain sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial,” tambahnya.
Bupati berharap dari Turnamen Domino Piala DKOP tahun 2026 ini akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di berbagai kompetisi. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan dan menunjukkan sikap yang baik selama mengikuti turnamen,” tegasnya.
Ketua Orado Murung Raya Reno menjelaskan bahwa turnamen ini dimulai sejak sore hari dengan babak penyisihan, lalu dilanjutkan semifinal dan final pada malam hari. Seluruh rangkaian kompetisi rampung dalam satu hari.
Menurut Reno, kegiatan ini merupakan turnamen ketiga yang digelar Orado Murung Raya sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, mereka menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) dan mini turnamen bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
“Pertama kami melaksanakan Kejurcab, kedua mini turnamen bersama KNPI dan yang ke tiga kegiatan ini bersama DKOP Murung Raya,” demikian Reno.