KALIMANTAN TENGAH — Kunjungan Iriawan ke AFT Ngurah Rai bukan sekadar seremonial. Ia mengecek langsung proses operasional dan memastikan kualitas avtur yang akan disalurkan ke pesawat-pesawat domestik maupun internasional. "Keandalan AFT Ngurah Rai memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Bali," ujar Iriawan dalam keterangan resminya.
Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas mutlak. "Penerapan SOP dengan mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) menjadi prioritas utama sekaligus license to operate bagi Pertamina. Tidak ada toleransi terhadap aspek keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, maupun perlindungan lingkungan," tegasnya.
AFT Ngurah Rai yang dikelola PT Pertamina Patra Niaga menjadi tulang punggung pasokan energi penerbangan di Bali. Dengan kapasitas tangki penyimpanan 24.300 KL, terminal ini melayani seluruh maskapai yang beroperasi dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
I Komang Susila Gosa, Aviation Fuel Terminal Manager Ngurah Rai, menjelaskan pengecekan kualitas avtur dilakukan setiap hari. "Pelaksanaan pengecekan rutin, pengujian visual maupun spesifikasi produk, serta penerapan aspek keselamatan kerja pada setiap tahapan penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran menjadi komitmen kami dalam menjalankan operasional," jelas Komang.
Ia menambahkan, kualitas avtur menjadi aspek krusial karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan. Proses pemeriksaan dilakukan oleh para Perwira Pertamina sebelum bahan bakar disalurkan ke pesawat.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menekankan kelancaran penerbangan memiliki peran vital dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah. "Bali merupakan salah satu destinasi utama Indonesia yang memiliki tingkat konektivitas udara tinggi, sehingga kesiapan energi penerbangan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas wisata dan bisnis," jelas Baron.
Dengan kesiapan fasilitas dan pasokan yang memadai, Pertamina berkomitmen menjaga kelancaran operasional penerbangan selama periode liburan. Iriawan mengapresiasi dedikasi para Perwira Pertamina yang tetap bersiaga dan menjalankan tugas secara profesional meski di hari libur. Menurutnya, ketelitian, disiplin, dan integritas para pekerja di sektor aviasi memiliki peran penting dalam menjaga standar keselamatan penerbangan.