BYD Konfirmasi Kebakaran di Pabrik Subang Akibat Kelalaian Kontraktor, Produksi Tak Terganggu

Penulis: Lukman Hakim  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 04:45:31 WIB
Asap tebal muncul dari kebakaran kecil di atap pabrik BYD Subang akibat kelalaian kontraktor.

KALIMANTAN TENGAH — Kepulan asap tebal yang membumbung dari kawasan pabrik BYD di Subang pada pekan lalu akhirnya mendapatkan penjelasan resmi. Bukan ledakan atau kebakaran besar, insiden tersebut dipicu oleh kelalaian pihak ketiga yang sedang bekerja di area proyek.

Api Padam dalam 10 Menit, Material Atap Jadi Biang Asap

Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengungkapkan bahwa titik api hanya melahap sebagian kecil struktur atap. "Itu insiden kecil, memang ada sedikit keteledoran dari pihak kontraktor, dan saya sampaikan itu oknum," ujarnya di sela-sela peluncuran BYD M6 DM di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Kepulan asap yang tampak pekat dan membesar dari kejauhan disebabkan oleh material konstruksi yang terbakar. "Terlihat asapnya ngebul karena material yang terbakar berbahan plastik dan karet," tambah Luther. Tim pemadam internal pabrik bergerak cepat dan berhasil menguasai situasi hanya dalam waktu 10 menit tanpa perlu bantuan dari pemadam kebakaran eksternal.

Komisioning Pabrik Berlanjut, Unit Test Drive Sudah Beroperasi

Kekhawatiran bahwa insiden ini akan menunda jadwal produksi massal BYD di Indonesia langsung dibantah. Luther menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan, termasuk tahap finalisasi dan commissioning, tidak mengalami hambatan sama sekali. "Sama sekali tidak, tetap berjalan," tegasnya.

Bahkan, beberapa unit mobil yang keluar dari jalur perakitan Subang saat ini sudah digunakan untuk aktivitas test drive. "Dan seperti kalian lihat ada beberapa kendaraan yang digunakan test drive sudah menggunakan kendaraan yang diproduksi di fasilitas tersebut," jelas Luther. Ini menjadi sinyal positif bahwa pabrik dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun tersebut sudah mulai menghasilkan kendaraan yang layak jalan untuk publik.

BYD M6 DM Mulai Diisyaratkan sebagai Produk Rakitan Lokal

Di kesempatan yang sama, Luther memberikan kode keras mengenai status produksi lokal untuk model terbaru, BYD M6 DM (Dual Mode). Meski enggan memberikan pernyataan resmi, ia membuka peluang besar bahwa MPV listrik tersebut sudah dirakit di Subang. "Seharusnya, saya tidak bicara official ya saat ini. Harusnya iya (sudah diproduksi lokal). Tentunya M6 DM ini secara khusus dipersiapkan untuk Indonesia," ungkapnya.

Menurut Luther, berbagai komponen kendaraan ini telah dipersiapkan dan diproduksi di dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Pernyataan ini memperkuat komitmen BYD untuk menjadikan pabrik Subang sebagai pusat produksi utama, bukan sekadar fasilitas perakitan semi-knocked down (SKD) biasa.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top