MUARA TEWEH — Tema besar peringatan tahun depan adalah "Mewujudkan Masyarakat Barito Utara Maju, Sejahtera dan Berkeadilan". Logo yang telah mendapat persetujuan Bupati Shalahuddin ini mengandung makna mendalam yang merepresentasikan perjalanan daerah yang lahir pada 29 Juni 1950.
Angka 76 pada logo tidak sekadar angka. Ardian menjelaskan, angka 7 yang melengkung dan saling berhubungan menggambarkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan. Sementara angka 6 yang dinamis melambangkan usia kabupaten yang matang dalam sejarah, namun tetap adaptif dan terbuka terhadap perubahan zaman.
Elemen tanduk rusa dipilih karena hewan tersebut merupakan maskot fauna Barito Utara. Bentuknya yang menyerupai mahkota dan mengarah ke atas diartikan sebagai kekuatan, pertumbuhan, kewaspadaan, serta pencapaian visi yang tinggi. "Bentuk yang ke atas tanduk rusa juga diartikan sebagai pencapaian visi yang tinggi dan keunggulan spiritual," ucap Ardian.
Kombinasi antara Rumah Betang dan sosok pahlawan Panglima Batur menjadi simbol keberagaman suku, agama, dan budaya yang menyatu dengan semangat perjuangan daerah. Jalan dan jembatan dalam logo melambangkan komitmen pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah.
Pisang Bangkaran, pisang hutan endemik Kalimantan dengan buah kecil berwarna hijau, turut menghiasi logo. Motif ini bermakna kemakmuran, kejayaan, dan keberanian. Tiga warna dominan melengkapi filosofi: merah untuk semangat dan keberanian, hijau untuk kesuburan alam dan harapan, serta kuning untuk kejayaan dan optimisme.
Bupati Barito Utara Shalahuddin mengonfirmasi puncak peringatan hari jadi akan digelar pada Senin, 29 Juni 2026, di Arena Terbuka Tiara Batara. Perayaan ini dirangkai dengan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dalam "Festival Merdeka". Rangkaian acara meliputi Batara Expo di eks Bandara Beringin Muara Teweh, Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan, hingga hiburan rakyat dengan artis ibu kota.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan dan memeriahkan rangkaian kegiatan. Ini pesta rakyat, mari kita tunjukkan Barito Utara kompak kreatif dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," kata Shalahuddin.