Samsung Balik Arah, Galaxy Z Flip 8 Kembali Pakai Chip Snapdragon di Sejumlah Negara

Penulis: Lukman Hakim  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 02:19:31 WIB
Samsung mengonfirmasi penggunaan chip Snapdragon pada Galaxy Z Flip 8 di beberapa negara.

Keputusan ini menandai pembalikan arah yang cukup cepat. Samsung baru saja beralih penuh ke Exynos pada Galaxy Z Flip 7 yang rilis tahun 2025, meninggalkan Snapdragon sepenuhnya. Kini, kurang dari setahun kemudian, pabrikan asal Korea Selatan itu disebut akan kembali memakai chip buatan Qualcomm untuk seri selanjutnya.

Biaya Produksi Exynos 2600 Dinilai Terlalu Mahal

Informasi ini pertama kali diungkap oleh pembocor Lanzuk di forum Naver. Menurutnya, alasan utama pergeseran strategi ini adalah biaya produksi chip Exynos 2600 yang dinilai terlalu tinggi. Di sisi lain, Qualcomm dikabarkan menawarkan harga yang lebih bersahabat untuk chip Snapdragon 8 Elite Gen 5.

“Exynos 2600 mahal, sementara Qualcomm memberikan harga yang menguntungkan bagi Samsung,” tulis Lanzuk. Situasi ini membuat Samsung harus memutar otak untuk menjaga margin keuntungan tanpa harus menaikkan harga jual ponsel lipatnya secara drastis.

Strategi Regional: AS Kembali Dapat Snapdragon, Eropa Bergantung pada Negosiasi

Model dua chip ini sebenarnya bukan hal baru bagi Samsung. Sebelum era foldable, pabrikan Galaxy S kerap membagi pasar: Amerika Serikat mendapat varian Snapdragon, sementara Eropa dan sebagian besar Asia kebagian Exynos.

Untuk Galaxy Z Flip 8, pola yang sama kemungkinan akan terulang. Namun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai pembagian wilayah yang akan diterapkan. Pengguna di Indonesia pun belum bisa memastikan varian chip mana yang akan masuk ke pasar lokal.

Bukan Sekadar Chip: Bocoran Lain Soal Galaxy Z Flip 8

Selain isu prosesor, bocoran lain menyebut Galaxy Z Flip 8 hanya akan membawa pembaruan minor secara keseluruhan. Beberapa laporan sebelumnya mengindikasikan ponsel ini akan lebih ringan dari pendahulunya, dengan lipatan layar yang semakin tipis.

Namun dari sisi daya tahan, ada kabar yang kurang menggembirakan. Kapasitas baterai Galaxy Z Flip 8 disebut tidak akan mengalami peningkatan signifikan. Samsung juga dikabarkan tengah menyiapkan sensor pendeteksi kotoran atau serpihan yang menghalangi layar untuk menutup sempurna — sebuah fitur yang lahir dari keluhan pengguna foldable generasi sebelumnya.

Galaxy Z Flip 8 dijadwalkan meluncur pada akhir Juli 2026, bersamaan dengan Galaxy Z Fold 8 dan jajaran Galaxy Watch 9. Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung terkait bocoran ini.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top