Diskominfosantik Kalteng Optimalkan Literasi Digital dan Media Pemerintah untuk Dukung GERMAS di Daerah Terpencil

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 18:52:31 WIB
Diskominfosantik Kalteng menggelar pelatihan teknis untuk mendukung kampanye GERMAS di daerah terpencil.

PALANGKA RAYA — Keberhasilan program GERMAS tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga pada seberapa efektif informasi sampai ke warga, termasuk di pelosok Kalimantan Tengah. Hal ini mendorong Diskominfosantik Provinsi Kalteng untuk mengoptimalkan empat pilar utama: diseminasi informasi publik, literasi digital, penguatan media pemerintah, dan kolaborasi publik.

Komitmen tersebut disampaikan oleh narasumber Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Rikah Mustika, saat menjadi pemateri dalam kegiatan koordinasi dan pembinaan teknis kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Acara berlangsung di Ruang Barito, Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (3 Juni 2026).

Empat Pilar Strategis untuk Jangkau Wilayah Luas

Menurut Rikah, tantangan utama kampanye GERMAS di Kalteng adalah keragaman tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi kesehatan serta penyebaran hoaks di ruang digital. Kondisi geografis yang luas dan terpencil memaksa pemerintah menerapkan strategi komunikasi yang adaptif.

“GERMAS bukan hanya tentang menjaga kesehatan, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan bermanfaat. Melalui komunikasi publik dan pemanfaatan teknologi digital, kita berupaya menyampaikan pesan-pesan kesehatan dengan cara yang lebih mudah dijangkau dan dipahami oleh masyarakat,” ujar Rikah dalam paparannya.

Podcast hingga Videotron: Ragam Kanal Informasi Kesehatan

Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Diskominfosantik telah menjalankan sejumlah program komunikasi publik. Beberapa di antaranya adalah publikasi berita melalui portal MMCKalteng, pemanfaatan podcast pemerintah daerah, penyebarluasan informasi melalui media sosial dan videotron, serta pembuatan konten edukatif dalam bentuk infografis.

Rikah menegaskan bahwa indikator keberhasilan kampanye GERMAS tidak hanya diukur dari luasnya penyebaran informasi. Lebih dari itu, keberhasilan dilihat dari meningkatnya literasi kesehatan masyarakat, tumbuhnya kesadaran menerapkan pola hidup sehat, dan meningkatnya partisipasi dalam berbagai program kesehatan.

“Namun, keberhasilan GERMAS tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama dari semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, media, komunitas, hingga masyarakat itu sendiri,” katanya.

Sinergi Sektor Kesehatan dan Komunikasi untuk SDM Unggul

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara sektor kesehatan dan komunikasi publik. Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap kampanye GERMAS dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas serta mendorong terwujudnya masyarakat Kalimantan Tengah yang sehat, produktif, dan cerdas dalam menerima informasi.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap dapat mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang lebih sehat, lebih produktif, dan lebih cerdas dalam menerima informasi,” pungkas Rikah.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: 1tulah.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top