KALIMANTAN TENGAH — PT Satria Hupasarana (SHS) menjalankan program pengobatan gratis di tiga desa binaan selama bulan Mei 2026. Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan layanan kesehatan dasar tanpa dipungut biaya.
Perusahaan bergerak di sektor perkebunan dan kehutanan itu menurunkan tim medis ke masing-masing desa. Warga bisa memeriksakan tekanan darah, kadar gula, hingga mendapatkan obat ringan secara gratis.
Program ini digelar di titik-titik yang sudah dikoordinasikan dengan perangkat desa setempat. Tidak ada syarat administrasi yang memberatkan—cukup datang dengan kartu identitas.
Kegiatan pengobatan gratis menjadi salah satu bentuk CSR yang rutin dijalankan PT SHS. Perusahaan menilai akses kesehatan di pedesaan masih menjadi persoalan, terutama jarak tempuh ke puskesmas atau rumah sakit.
“Kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan mendapat perhatian kesehatan yang layak,” demikian pernyataan tertulis manajemen PT SHS, dikutip dari rilis yang diterima redaksi.
Belum ada rincian jumlah pasti warga yang sudah terlayani hingga pekan ketiga Mei 2026. Namun, antrean di setiap lokasi dilaporkan ramai sejak pagi hari.
Warga menyambut positif kegiatan ini. Beberapa mengaku baru bisa memeriksakan kesehatan setelah berbulan-bulan karena biaya dan jarak.
PT SHS menyatakan akan mengevaluasi hasil kegiatan untuk menentukan kelanjutan program di periode berikutnya. Jika kebutuhan masih tinggi, bukan tidak mungkin jadwal pengobatan gratis ditambah.